wrapper

Beaking News

Pemerintahan

Permudah Pengaduan Masyarakat, Dinas Kominfo Gelar Bimtek LAPOR!-SP4N

BENGKULU TENGAH - Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) admin dan pejabat penghubung aplikasi pengelolaan pengaduan LAPOR! - SP4N di aula Raffles City, Kelurahan Nusa Indah, Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, Rabu (06/12/2017).

"Kegiatan ini merupakan bimbingan teknis untuk mengelola aplikasi lapor," kata Isweldi, Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi publik Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu, Rabu (6/12/2017).

Adapun disampaikan Isweldi, aplikasi lapor ini adalah suatu sarana untuk mengelola pengaduan masyarakat kepada Pemerintahan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

" Jadi pada hari ini pemerintah kabupaten Bengkulu Tengah itu sudah mengambil satu langkah strategis yang sangat bagus dalam rangka transparansi pengelolaan pembangunan," imbuhnya.

Jadi dengan adanya aplikasi lapor yang baru dilaksanakan, ungkap Isweldi, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah secara resmi sudah terintegrasi kedalam sistem pengaduan pelayanan publik Nasional.

" Artinya sekarang masyarakat Benteng itu bisa melaporkan atau menyampaikan aspirasi, maupun keluhan dan pengaduan masyarakatnya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui aplikasi, melalui SMS, website dan melalui media sosial," ujarnya.

Dan itu semua nantinya akan terintegrasi secara Nasional, serta dapat dipantau langsung oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat.

" Nah caranya itu bagaimanna?, Jadi masyarakat itu tinggal mengetik BKLTENGAH spasi isi pengaduan yang dikirimkan ke nomor SMS 1708, Yang nantinya dikelola oleh admin Kabupaten dan diteruskan ke OPD terkait sesuai dengan bidang pengaduan itu sendiri. Dan diharapkan disitu nanti tidak terjadi salah sasaran terhadap pengaduan yang dilakukan," terangnya.

Selain melalui SMS, pengaduan itu lanjut dia, bisa juga dilakukan melalui website dengan alamat situs www.lapor.go.id atau melalui twitter, dengan cara twit TagarLapor.

" Nah, masyarakat disitu bisa nanti menuliskan laporannya. Atau masyarakat juga melaporkan dengan mobile aplikasi. Baik pengguna android, ios ataupun blackberry," ungkap Isweldi lagi.

Dengan adanya sistem lapor ini tegas Isweldi, dirinya kedepan berharap semua laporan dari masyarakat, dapat terintegrasi dalam sistem pengelolaan pengaduan Masyarakat Nasional.

" Jadi dapat dipantau oleh Pak Bupati, Kepala OPD masing - masing, bahkan ke pemerintah pusat pun bisa mengawasi dan mengontrol laporan ini. Apabila nanti tidak juga ditanggapi oleh Pemerintah, maka dalam 60 hari otomatis laporan ini terkirim ke ombudsman RI, sebagai lembaga pengawasan publik, yang nantinya akan mengingatkan kembali pemerintah untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut," tegasnya.

Diketahui hingga saat ini, bimtek tersebut sudah dilakukan di lima Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu, yakni Kabupaten Lebong, Bengkulu Selatan, Mukomuko, Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu. Yang nantinya sistem aplikasi ini baru akan digunakan pada awal tahun 2018 mendatang. (tim)

Read more

Penjajakan Lokasi PKL Taruna STIS Jakarta di Kabupaten Bengkulu Tengah

BENGKULU TENGAH - Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIS, DR. Hardius Usman didampingi Kepala BPS Provinsi Bengkulu melakukan penjajakan untuk lokasi PKL Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Jakarta, rombongan disambut oleh Wakil Bupati Septi Peryadi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Mudzakir Hamidi.

BPS memiliki sekolah yang menempa putra putri terbaik dari seluruh Indonesia. Dari sekian puluh ribu pendaftar di setiap tahunnya, hanya 500 orang yang diterima untuk belajar di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS). Lulusan STIS tidak hanya bekerja di BPS, namun juga banyak yang mengisi jabatan-jabatan tinggi di Kementerian dan Lembaga.

Taruna STIS dididik untuk memiliki kompetensi mengaplikasikan statistik dan memiliki dua jurusan yaitu Jurusan Statistika (Ekonomi dan Sosial) dan Jurusan Komputasi Statistik. STIS adalah sekolah berikatan dinas dengan masa perkuliahan 4 (empat) tahun. Taruna dibebaskan dari biaya perkuliahan dan setiap bulan mendapatkan uang saku. Lulusan STIS akan bekerja sebagai ASN sesuai ketentuan berlaku.

Kedatangan Taruna STIS ke Bengkulu Tengah untuk menerapkan ilmu yang didapat, bisa menjadi kesan yang tak terlupakan ketika para taruna ini kelak menjadi pemimpin ASN masa depan.

PKL Taruna STIS yang akan dilakukan di seluruh Kabupaten Kota di Provinsi Bengkulu ini mengambil tema penanganan Kemiskinan ditinjau beberapa segi yaitu Produktifitas dan Upah, Karakteristik Petani dan Nelayan, Subjektif dan Multidimensional Poverty, Determinan Kemiskinan serta Kapabilitas dan Individu Rumah Tangga Miskin.

Periode penelitian ini dilaksanakan pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2018. Jumlah Taruna STIS yana akan datang ke Bengkulu beserta dosen adalah sekitar 600 (enam ratus) orang. Mereka akan diterima oleh Gubernur Bengkulu untuk dilepas ke masing-masing lokasi penelitian.

Read more

Dinilai Bagus, DPRD Kediri Kunjungi Kabupaten Bengkulu Tengah

BENGKULU TENGAH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu pagi (29/11/2017) menggelar studi banding ke Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Pada kunjungan tersebut materi yang dipersiapkan DPRD Komisi A ini terkait tentang pembahasan Penataan, Inventarisasi dan Pemanfaatan Aset Desa di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah yang nantinya akan dibawa dan diterapkan di Kabupaten Kediri.

" Kunjungan kami kesini mencari trik - trik agar kita nanti bisa meniru beberapa hal positif di luar jawa, seperti halnya Kabupaten Bengkulu Tengah," ungkap Ketua Komisi A DPRD Kediri, Edi Suparto, Rabu (29/11/2017).

Apa lagi menurut penilaiannya, Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan Kabupaten yang memiliki Birokrasi Pemerintahan yang sangat bagus dan terarah.

" Mulai dari bidang perekonomian, bidang pendidikan, budaya, potensi daerah serta jalannya pengelolaan keuangan," ujar Edi.

Terpisah, Bupati Bengkulu Tengah Dr. H. Ferry Ramli, SH, MH sangat mengapresiasi kedatangan teman - teman DPRD Komisi A Kabupaten Kediri. Bahkan Bupati menilai jika kunjungan studi banding yang dilakukan oleh DPRD Kediri ini menggambarkan betapa Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi contoh untuk Kabupaten atau Daerah lain dalam kemajuan birokrasi.

" Kita harus bersyukur, karena ini merupakan salah satu bukti bahwa potensi yang dimiliki Kabupaten kita sangat baik. Tentunya kita pihak Pemerintah dengan dibantu masyarakat harus meningkatkan potensi - potensi yang kita miliki," tegas Bupati.

Bupati menuturkan, meskipun demikian dirinya berharap agar Pemerintahan di Kabupaten ini turut bertukar pikiran agar dapat mengembangkan hal - hal positif di Kabupaten Kediri, untuk diterapkan di Kabupaten yang terkenal dengan semboyan "Maroba Kite Maju".

" Tidak sampai disini, kita juga wajib menggali Potensi - potensi yang ada di Daerah lain agar dapat kita terap dan kita kembangkan di Kabupaten Bengkulu Tengah," pungkasnya.(tim)

Read more

Bahas Masalah UMK, Wakil Bupati Benteng Gelar Hearing Dengan SPI

BENGKULU TENGAH - Wakil Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) Septi Peryadi, S.Tp didampingi para asisten menggelar hearing bersama pihak Serikat Pekerja Indonesia (SPI) di aula kantor Bupati Bengkulu Tengah, Jumat (10/11/2017).

Pertemuan tersebut membahas mengenai Upah Minimum Kabupaten (UMK), yang saat ini masih dalam proses pengusulan oleh Serikat Pekerja Indonesia wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.

" Ya hari ini kita menanggapi usulan dari serikat pekerja tentang hearing mengenai UMK," kata Septi, Jumat (10/11/2017).

Disampaikannya, adapun hasil dari hearing tersebut pihaknya belum bisa memutuskan berapa angka UMK yang diajukan oleh para serikat pekerja ini.

" Namun kita akan coba dulu memanggil dari Dewan Pengupahan Kabupaten terkait usulan dari Serikat Pekerja Indonesia," terangnya.

" Dan itu juga kita akan memanggil pihak statistik dalam hal ini. Karena kunci dari semua ini adalah data dari statistik. Dan dari statistik nantinya kita akan dapat angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL)," jelas Septi.

Jadi harapannya, yakni hari Kamis mendatang lanjut Septi pihaknya akan mengundang kembali dewan pengupahan dan pihak statistik untuk membahas mengenai usulan UMK ini.

Adapun mengenai usulan UMK yang diajukan pihak terkait yakni, mencapai angka dua juta rupiah lebih.

" Dan untuk penetapannya itu ditentukan oleh Provinsi, Kabupaten hanya nengusulkan. Dan nanti dari Provinsi melimpahkan ke Dewan Pengupahan Provinsi. Dan nanti dari analisa dengan dewan Provinsi baru Gubernur menetapkan," beber Septi.

Terpisah, Serikat Pekerja Indonesia, Haulan Hamidi harapannya, sesuai dengan surat yang mereka buat, maka UMK untuk tahun 2018 itu sudah diangka Rp. 2.020.000,- itu sesuai dengan keterangan yang pihaknya sampaikan dalam hearing dengan Pemerintah Daerah.

" Dan berdasarkan pertimbangan nantinya, silakan kepada Bapak Bupati untuk menetapkan angkanya berapa," ungkap Haulan.

Karena besar harapannya, ujar Haulan meskipun nanti ada pergeseran mengenai angka yang ditentukan, akan tetapi tegas dia, pergeseran tersebut tidak begitu jauh dengan yang mereka (SPI) harapkan. (tim)

Read more

Kab. Bengkulu Tengah

Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Jalan Raya Bengkulu Curup Karang Tinggi Bengkulu 38000 Indonesia, Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Kunjungan

Hari ini 17

Kemarin 16

Minggu ini 17

Bulan ini 235

Total kunjungan 2564

Currently are 17 guests and no members online