wrapper

Beaking News

BENGKULU TENGAH - Didampingi Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPP-SPAM) Wilayah Jakarta, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Workshop dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kegiatan yang digelar diruang rapat Bupati Bengkulu Tengah itu, membahas mengenai rencana pihak PDAM untuk melakukan kenaikan tarif iuran PDAM yang ada di Kabupaten Benteng.

Karena menurut pengakuan Ketua BPP-SPAM Wilayah Jakrata, Drs. Rifqi Basrie mengatakan, untuk tarif PDAM di Kabupaten Bengkulu Tengah masih mengacu pada Kabupaten Bengkulu Utara yang nominalnya masih di angka 900 Rupiah per-Kubik.

" Sekarang harga pokoknya saja sudah 4500 per- kubik. Yang mana sekubiknya itu 1000 Liter atau 5 Drum," jelas Rifqi, Selasa (31/10/2017).

Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut jelas Rifqi pihaknya melakukan pendampingan sekaligus membantu PDAM Tirta Rafflesia dengan menyiapkan tarif FCR bagi pelanggan PDAM di Kabupaten ini.

Untuk mengatasi keselisihan tersebut maka dari itu pihaknya mengusulkan jalan solusinya dengan melakukan kenaikan tarif.

" Untuk kenaikan tarif itu, terlebih dahulu harus FCR, dan saat ini untuk Bengkulu tengah sendiri baru akan FCR di tahun 2021," ujarnya.

"Namun kita terpaksa menaikan tarif pada awal tahun 2018. Dan itu sudah ada aturan dari Kemendagri TA 2002 dan 2001 yang mengatakan apa bila belum FCR ada dua pilihan yakni subsidi atau naik tarif," terang Rifqi.

Akan tetapi ia menjelaskan, sebelum sampai pada kenaikan tarif, pihaknya bersama PDAM terlebih dahulu akan berjuang mencari jalan keluarnya dengan cara mengupayakan perbaikan terhadap meteran masyarakat yang tidak akurat atau adanya pengunaan PDAM secara ilegal.

" Mungkin ada meter - meter pelanggan yang tidak akurat , atau ada kehilangan air yang saat ini masih terjadi hingga 77 persen. Dan kita turunkan itu sehingga kita lebih efisien," tutur Rifqi.

Apabila nanti sudah dilakukan perbaikan tersebut dan terlihat berapa selisih dari harga pokok dan harga jual lanjut Rifqi, barulah pihaknya akan mengusulkan penawaran kepada Bupati.

" Ini mau disubsidi berapa, mau naik tarifnya berapa. Agar perusahan kita ini maju dan bisa melayani masyarakat kita yang kekurangan air," tegasnya.

Diketahui terkait rencana perbaikan maupun kenaikan tarif yang diusulkan oleh PDAM maupun BPP-SPAM, semuanya sudah mendapat tanggapan yang luar biasa dari Pemkab Daerah, maupun Barenlitbang dan pihak Dewan. (tim)

Leave a comment

Kab. Bengkulu Tengah

Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Jalan Raya Bengkulu Curup Karang Tinggi Bengkulu 38000 Indonesia, Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Kunjungan

Hari ini 23

Kemarin 29

Minggu ini 138

Bulan ini 434

Total kunjungan 2046

Currently are 6 guests and no members online